Langsung ke konten utama

Peringatan Isra’ Mi’raj 1436 Hijriah ala SMP Negeri 9 Madiun


Peringatan Isra’ Mi’raj 1436 Hijriah ala SMP Negeri 9 Madiun

MADIUN -  Dalam balutan busana muslim, para warga SMP Negeri 9 Madiun yang beragama Islam terihat mulai memadatii halaman SMP Negeri 9 Madiun sejak pukul 07.00 WIB, Jum’at (15/5). Mereka akan mangikuti rangkaian ibadah dalam peringatan Isra’ Mi’raj di SMP Negeri 9 Madiun.
Tak kurang dari 450 orang mengikuti peringatan Isra’ Mi’raj ini. Terdiri dari 50 guru dan 400 siswa dari kelas 7 dan 8. Guru dan siswa membaur untuk mengikuti rangkaian peringatan Isra’ Mi’raj yang digelar di lapangan terbuka beralaskan tikar. Tampak barisan shaf rapi jamaah putra dan putri lengkap dengan perlengkapan sholat. Sedangkan untuk siswa putri yang berhalangan berada pada shaf paling belakang.
Cuaca cerah pada pagi itu semakin menambah kekhusuyukan para warga SMP Negeri 9 dalam melaksanakan rangkaian ibadah dalam memperingati Isra’ Mi’raj. “Dengan mengingat Isra’ Mi’raj para siswa dilatih untuk lebih lebih rajin melaksanakan ibadah”. Jelas Ratna, salah seorang guru tentang tujuan diadakannya peringatan Isra’ Mi’raj ini.
Peringatan Isra’ Mi’raj diawali dengan ceramah bertema Isra’ Mi’raj oleh Warsono selaku guru agama. Kemudian dilanjutkan sholat Dhuha berjamaah yang dipimpin Wijioso yang juga merupakan guru agama di SMP Negeri 9 Madiun. Ditutup dengan Isthighosah yang kembali dipandu oleh Warsono.
Isra’ Mi’raj sendiri sebenarnya baru jatuh pada keesokan hari, yaitu Sabtu (16/5). Namun SMP Negeri 9 Madiun sengaja melaksanakan peringatan Isra’ Mi’raj pada hari jum’at, dengan alasan agar lebih afdol, mengingat Jum’at merupakan hari baik dalam agama Islam . Selain itu, untuk menyongsong Isra’ Mi’raj karena diadakan sehari sebelum hari H Isra’ Mi’raj.
Ratna juga mengaku bahwa tidak ada persiapan khusus untuk acara ini, pasalnya acara ini merupakan acara yang rutin digelar setiap tahun di SMP 9 Madiun. Dari pihak sekolah hanya mewajibkan tiap kelas membawa 3 tikar dengan dikoordinir pengurus kelas masing-masing.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268 “ Pulang ke kotamu . Ada setangkup haru dalam rindu . Masih seperti dulu tiap sudut . Menyapaku . Bersahabat penuh selaksa makna . Terhanyut aku akan nostalgia . Saat kita sering luangkan wakt u. Nikmati bersama suasana jogja ......” Dua punakawan kondang sedang on the way menuju bumi. Seiring dengan lantunan merdu lirik yang terdengar saat mereka melintasi kayangan dalam perjalanan menuju ke bumi dan mendarat tepat di suatu kota yang indah bernama Yogyakarta. Lagu yang dinyayikan makhluk bumi yang disebut manusia. Sebelum mereka sampai ke Yogyakarta mereka bertransformasi ke wujud manusia. Agar terlihat normal. Petruk : Reng, kepriye yen awak e dewe ngerubah wujud dadi manungso? Gareng : Lho la ngopo? Petruk : Yo ben ketok normal to, mosok awak e dewe melakukan peyelidikan nganggo wujud koyo ngene. Engko sing ono kabeh podo wedi. Gareng : Ooooo yo bener-bener. Yo wis ayo ngerubah wujud da...

SOSOK

Putri Juragan Sapi Sang Dewi Kemaritiman Nusantara   Dialah Susi Pudjiastuti (sekarang berusia 50 tahun) sang Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dirinya resmi mengawal birokrasi dibawah kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tergabung dalam Kabinet Kerja 2014-2019, pasca pengumuman dan pengangkatan resmi atas dirinya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Oktober 2014 lalu. Dibawah kepemipinannya wanita asal Pengandaran ini yakin bahwa “Indonesia harus jaya di kelautan. 70 persen adalah laut, dengan goodwill semua pihak bisa”. Menggantikan posisi Sharif Cicip Sutarjo pada kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014. Tentunya publik memiliki banyak harapan pada sosok Susi Pudjiastuti sebagai pemimpin kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Harapan bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik dan sejahtera khususnya di sektor ke...

Kisah Maja di Peristirahatan Terakhir Sang Tereksekusi

Kisah Maja di Peristirahatan Terakhir Sang Tereksekusi Seminggu sudah berlalu semenjak peristiwa eksekusi mati yang dijatuhkan pada 9 terpidana mati di Lapas besi Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah (29/4). Salah satu terpidana mati tersebut adalah Raheem Agbaje Salami alias Stefanus Jamiu Owulabi Abashin. Ia akhirnya tak bisa menghindar dari eksekusi mati. Dini hari (29/4) terpidana perkara narkotika asal Nigeria itu menghadapi regu tembak Polda Jateng di Lapas Besi Nusakambangan. Permintaan terakhirnya sebelum dieksekusi adalah dimakamkan di Madiun tempat kekasihnya tinggal. Sehingga Usai misa di PMM jenazah dibawa ke bawa ke TPU Pace keras di Jalan Serayu kota Madiun untuk dimakamkan. Namun taukah kamu jika ternyata di TPU pace keras tempat peristirahatan terakhir Raheem sang tereksekusi menyimpan cerita??? Nah lo pasti mikirnya udah yang horor-horor yaaaa ??. Kisah nya bukan kisah mistis kok. Ini bukan soal penampakan atau hantu gentayagan lo. Melainkan kisah tentang buah...