Langsung ke konten utama

TULISAN TAMBAHAN : PRESS RELEASE MATA KULIAH KOMUNIKASI MASSA SEMESTER 2 (25 April 2014)

Gerakan Kampus anti Korupsi di MMTC

Baliho bertuliskan “Kampus Anti Korupsi” berukuran besar dipasang di depan kampus Sekolah Tinggi Multi Media Training Center Yogyakarta. Pemasangan baliho ini  sudah dilakukan sejak Januari 2014 atas instruksi dari Rektor Sekolah Tinggi Multi Media Training Center dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik dan anti korupsi. Dengan segmentasi seluruh warga kampus Sekolah Tinggi Multi Media Training Center.
“Slogan “Kampus Anti Korupsi” merupakan gagasan kampus Sekolah Tinggi Multi Media Training Center dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih, good goverment dan in governance. Melalui slogan itu diharapkan mampu menumbuhkan budaya anti korupsi di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Multi Media Training Center baik untuk penyelenggara akademik maupun mahasiswa”. Jelas Tarjana selaku Staf Bidang Tata Usaha dan Bagian Umum.
Baliho “Kampus Anti Korupsi” ini memberikan dampak sangat signifikan, karena semua penyelenggaraan anggaran di Sekolah Tinggi Multi Media Training Center dijalankan dengan benar sesuai peraturan yang berlaku. Hal ini telah diterapkan dalam lingkungan kampus, seperti peralatan-peralatan yang sudah dilengkapi SOP agar peralatan tersebut dapat digunakan secara efisien, efektif dan semaksimal mungkin, serta pengajuan permohonan ketika mahasiswa hendak melakukan praktek guna meminimalsasi kebocoran-kebocoran administrasi negara.

            Berkaitan dengan lokasi pemasangan, muka kampus dipilih karena dianggap sebagai lokasi paling strategis serta memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses informasi berkaitan dengan taindakan anti korupsi khususnya di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Multi Media Training Center.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268 “ Pulang ke kotamu . Ada setangkup haru dalam rindu . Masih seperti dulu tiap sudut . Menyapaku . Bersahabat penuh selaksa makna . Terhanyut aku akan nostalgia . Saat kita sering luangkan wakt u. Nikmati bersama suasana jogja ......” Dua punakawan kondang sedang on the way menuju bumi. Seiring dengan lantunan merdu lirik yang terdengar saat mereka melintasi kayangan dalam perjalanan menuju ke bumi dan mendarat tepat di suatu kota yang indah bernama Yogyakarta. Lagu yang dinyayikan makhluk bumi yang disebut manusia. Sebelum mereka sampai ke Yogyakarta mereka bertransformasi ke wujud manusia. Agar terlihat normal. Petruk : Reng, kepriye yen awak e dewe ngerubah wujud dadi manungso? Gareng : Lho la ngopo? Petruk : Yo ben ketok normal to, mosok awak e dewe melakukan peyelidikan nganggo wujud koyo ngene. Engko sing ono kabeh podo wedi. Gareng : Ooooo yo bener-bener. Yo wis ayo ngerubah wujud da...

SOSOK

Putri Juragan Sapi Sang Dewi Kemaritiman Nusantara   Dialah Susi Pudjiastuti (sekarang berusia 50 tahun) sang Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dirinya resmi mengawal birokrasi dibawah kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tergabung dalam Kabinet Kerja 2014-2019, pasca pengumuman dan pengangkatan resmi atas dirinya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Oktober 2014 lalu. Dibawah kepemipinannya wanita asal Pengandaran ini yakin bahwa “Indonesia harus jaya di kelautan. 70 persen adalah laut, dengan goodwill semua pihak bisa”. Menggantikan posisi Sharif Cicip Sutarjo pada kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014. Tentunya publik memiliki banyak harapan pada sosok Susi Pudjiastuti sebagai pemimpin kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Harapan bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik dan sejahtera khususnya di sektor ke...

Kisah Maja di Peristirahatan Terakhir Sang Tereksekusi

Kisah Maja di Peristirahatan Terakhir Sang Tereksekusi Seminggu sudah berlalu semenjak peristiwa eksekusi mati yang dijatuhkan pada 9 terpidana mati di Lapas besi Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah (29/4). Salah satu terpidana mati tersebut adalah Raheem Agbaje Salami alias Stefanus Jamiu Owulabi Abashin. Ia akhirnya tak bisa menghindar dari eksekusi mati. Dini hari (29/4) terpidana perkara narkotika asal Nigeria itu menghadapi regu tembak Polda Jateng di Lapas Besi Nusakambangan. Permintaan terakhirnya sebelum dieksekusi adalah dimakamkan di Madiun tempat kekasihnya tinggal. Sehingga Usai misa di PMM jenazah dibawa ke bawa ke TPU Pace keras di Jalan Serayu kota Madiun untuk dimakamkan. Namun taukah kamu jika ternyata di TPU pace keras tempat peristirahatan terakhir Raheem sang tereksekusi menyimpan cerita??? Nah lo pasti mikirnya udah yang horor-horor yaaaa ??. Kisah nya bukan kisah mistis kok. Ini bukan soal penampakan atau hantu gentayagan lo. Melainkan kisah tentang buah...