Langsung ke konten utama

TULISAN EVENT 2

Kolaborasi Manaprodsi

Pada semester ini mahasiswa program studi Manajemen Siaran dan Produksi (MANAPRODSI) semester 4 ditugaskan untuk membuat video clip dan directng pada mata kuliah praktek mandiri. Tugas ini marupakan praktek gabungan perdana prodi Manaprodsi kelas A dan B semester 4.
Prilita (produser), Ryan (sutradara), Razif dan Ivanov (kameraman), Bunga dan Meylia (penulis naskah), Ajeng dan Rahmatika (artistik), Inggar ( unit manager), Haekal dan Vidya (editor) dan Deta (tallent), merupakan anggota salah satu kelompok yang mendapat tugas membuat video clip one shot pada mata kuliah praktek mandiri.
Dengan ide dari sang produser, kelompok ini memutuskan membuat video clip dengan konsep ulang tahun. Lagu “Bebas Lepas” dari Midnight Quickie dipilih sebagai musik dalam video clip tersebut. Mengambil lokasi di lingkungan kampus seperti di ruang 202, tangga dan area depan Gedung C, kelompok ini sukses menyelesaikan video clipnya pada (18/4).
 Mahasiswa punya banyak waktu kurang lebih 2 bulan untuk mempersiapkan tugas praktek tersebut karena tugas ini sudah diberikan pada mahasiswa di awal semester dengan mulai dibentuk kelompok. 
Menururut Rahmatika Agustina (Manaprodsi 4A), artistik merupakan job desk yang paling rekoso. “Dengan konsep ulang tahun, barang yang dibutuhkan banyak sehingga itu merupakan tantangan tersendiri bagi saya” tutur Rahmatika mengenai pengalamannya sebagai artistik.
Sebelumnya latihan pun sempat dilakukan sebanyak 4 hingga 5 kali tanpa cut. Rahmatika mengaku bahwa tema one shot merupakan kesulitan yang dihadapi kelompoknya dalam menyelesaikan tugas ini karena tema tersebut menggunakan teknik pengambilan gambar satu kali take dari awal hingga akhir tanpa ada cut.



Prilita sang produser narsis bersama kru yang lain

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268 “ Pulang ke kotamu . Ada setangkup haru dalam rindu . Masih seperti dulu tiap sudut . Menyapaku . Bersahabat penuh selaksa makna . Terhanyut aku akan nostalgia . Saat kita sering luangkan wakt u. Nikmati bersama suasana jogja ......” Dua punakawan kondang sedang on the way menuju bumi. Seiring dengan lantunan merdu lirik yang terdengar saat mereka melintasi kayangan dalam perjalanan menuju ke bumi dan mendarat tepat di suatu kota yang indah bernama Yogyakarta. Lagu yang dinyayikan makhluk bumi yang disebut manusia. Sebelum mereka sampai ke Yogyakarta mereka bertransformasi ke wujud manusia. Agar terlihat normal. Petruk : Reng, kepriye yen awak e dewe ngerubah wujud dadi manungso? Gareng : Lho la ngopo? Petruk : Yo ben ketok normal to, mosok awak e dewe melakukan peyelidikan nganggo wujud koyo ngene. Engko sing ono kabeh podo wedi. Gareng : Ooooo yo bener-bener. Yo wis ayo ngerubah wujud da...

SOSOK

Putri Juragan Sapi Sang Dewi Kemaritiman Nusantara   Dialah Susi Pudjiastuti (sekarang berusia 50 tahun) sang Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dirinya resmi mengawal birokrasi dibawah kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tergabung dalam Kabinet Kerja 2014-2019, pasca pengumuman dan pengangkatan resmi atas dirinya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Oktober 2014 lalu. Dibawah kepemipinannya wanita asal Pengandaran ini yakin bahwa “Indonesia harus jaya di kelautan. 70 persen adalah laut, dengan goodwill semua pihak bisa”. Menggantikan posisi Sharif Cicip Sutarjo pada kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014. Tentunya publik memiliki banyak harapan pada sosok Susi Pudjiastuti sebagai pemimpin kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Harapan bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik dan sejahtera khususnya di sektor ke...

Kisah Maja di Peristirahatan Terakhir Sang Tereksekusi

Kisah Maja di Peristirahatan Terakhir Sang Tereksekusi Seminggu sudah berlalu semenjak peristiwa eksekusi mati yang dijatuhkan pada 9 terpidana mati di Lapas besi Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah (29/4). Salah satu terpidana mati tersebut adalah Raheem Agbaje Salami alias Stefanus Jamiu Owulabi Abashin. Ia akhirnya tak bisa menghindar dari eksekusi mati. Dini hari (29/4) terpidana perkara narkotika asal Nigeria itu menghadapi regu tembak Polda Jateng di Lapas Besi Nusakambangan. Permintaan terakhirnya sebelum dieksekusi adalah dimakamkan di Madiun tempat kekasihnya tinggal. Sehingga Usai misa di PMM jenazah dibawa ke bawa ke TPU Pace keras di Jalan Serayu kota Madiun untuk dimakamkan. Namun taukah kamu jika ternyata di TPU pace keras tempat peristirahatan terakhir Raheem sang tereksekusi menyimpan cerita??? Nah lo pasti mikirnya udah yang horor-horor yaaaa ??. Kisah nya bukan kisah mistis kok. Ini bukan soal penampakan atau hantu gentayagan lo. Melainkan kisah tentang buah...