Langsung ke konten utama

ADVETORIAL

Mewujudkan Impian Menjadi Broadcaster Handal Bersama Sekolah Tinggi Multimedia Trainning Center Yogyakarta

Teknologi khususnya dalam dunia broadcasting atau dikenal dengan penyiaran saat ini berkembang begitu pesat. Dengan dukungan teknologi broadcasting industri media dituntut untuk mampu mencerdaskan bangsa melalui konten-kontennya. Namun, teknologi broadcasting ini tidak ada artinya tanpa dukungan broadcaster handal.
Untuk memenuhi tuntutan tersebut industri media meningkatkan kualifikasi bagi sumber daya manusia yang akan menunjang organisasi mereka.  Basic broadcasting menjadi hal yang diutamakan agar nantinya dapat menghasilkan konten yang berkualitas. Basic broadcasting ini hanya bisa didapatkan melalui proses belajar di lembaga pendidikan yang berorientasi pada broadcasting atau penyiaran dengan fasilitas broadcasting yeng lengkap.
Sekolah Tinggi Multimedia Training Center Yogyakarta atau biasa disingkat dengan STMM MMTC Yogyakarta  merupakan sekolah tinggi yang berorientasi pada broadcasting (penyiaran). Sebagai sekolah tinggi yang berada di bawah Kementerian Informasi dan Komunikasi Republik Indonesia STMM MMTC Yogyakarta menjadi sekolah tinggi terbaik bukan hanya se-Indonesia melainkan juga terbaik se-Asia Tenggara hingga saat ini. Membuktikan bahwa selama 30 tahun eksistensi STMM Yogyakarta tidak dapat diragukan.
Jika menelaah sejarah, STMM MMTC di era reformasi  berada di bawah naungan Departemen Penerangan hanya diperuntukkan melatih pegawai di bawah naungan Departemen Penerangan – RRI dan TVRI. Sebagaimana tujuan yang diembannya, yaitu untuk melatih para broadcaster RRI dan Televisi RI, lebih handal dan terampil, sebagai media penerangan pemerintah, dan  ikut mempersatukan bangsa Inodnsia dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.  Namun seiring bargulirnya roda birokrasi Indonesia, setelah departemen Penerangan dibubarkan MMTC berpindah tangan dan masih di pertahankan oleh Departemen Komunikasi dan Informatika RI hingga saat ini. Seiring dengan hal ini STMM MMTC Yogyakarta yang  semula bercita-cita melayani untuk umum, memutuskan membuka pendidikan untuk umum (swadana).
Saat ini terdapat lima program studi D4 khusus pendidikan untuk umum (swadana) seperti Manajemen Produksi Siaran (MANAPRODSI), Manajemen Teknik Studio Siaran (MATEKSTOSI), Manajemen Produksi Pemberitaan (MANARITA), Game Desain,  dan Animasi. Selain program studi D4 terdapat pula program studi Manajemen Informasi dan komunikasi S1 yang juga banyak diminati. Program studi ini merupakan program studi yang baru berjalan tiga tahun ini.
Professional Broadcaster menjadi target hasil pendidikan untuk umum (swadana). Kemampuan ini mulai dibangun melalui sebuah proses pembelajaran yang meliputi teori dan praktek. Terbentuknya kemampuan ini, searah dengan dua tujuan intruksional penyelenggaraan program pendidikan, yaitu menjadi insan penyiaran (broadcaster) yang propessional, berakhak mulia, cinta bangsa dan Negara. Sedangkan tujuan khusus, menjadi tenaga ahli sesuai dengan tingkatannya dibidang Multi Media khususnya penyiaran.
Selain proses belajar yang menunjang, terdapat pula beberapa unit kegiatan mahasiswa yang dapat memicu keaktifan sekaligus mewadahi minat mahasiswa. Beberapa dintaranya merupakan unit kegiatan mahasiswa yang bergelut di bidang broadcast seperti Forum Film MMTC (FFM), Forum Photography MMTC (FOM), MMTC TV, dan MMTC Radio. Untuk unit kegiatan mahasiswa yang umum seperti Basket, Mapala, Mujahid Islam MMTC (MIM), Persekutuan Mahasiswa Kristen Katholik (PMKK).
Alumni STMM ‘MMTC”, banyak diterima dan  di berbagai Media Penyiaran TV baik stasiun televisi nasional maupun stasiun televisi lokal ternama tingkat nasional  Jakarta, seperti  Metro TV, Globlal TV, RCTI, Trans TV. Production House, radio, media cetak, dan lembaga penyiaran berita on line merupakan media lain yang menerima lulusan MMTC. Para alumni telah menyebar ke seluruh Indonesia, termasuk di Tanah Papua.
STMM MMTC Yogyakarta sebagai trend setter pendidikan Multimedia dan Penyiaran yang berciri Indonesia, mengedepankan lulusan yang berkualitas dan siap kerja memenuhi kebutuhan pasar. Dengan ditunjang fasilitas lengkap dan tenaga pengajar yang berkompeten di bidangnya. STMM MMTC dapat menjadi pilihan sebagai tempat menuntut ilmu dan mewujudkan impian berkarier di dunia broadcasting.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268 “ Pulang ke kotamu . Ada setangkup haru dalam rindu . Masih seperti dulu tiap sudut . Menyapaku . Bersahabat penuh selaksa makna . Terhanyut aku akan nostalgia . Saat kita sering luangkan wakt u. Nikmati bersama suasana jogja ......” Dua punakawan kondang sedang on the way menuju bumi. Seiring dengan lantunan merdu lirik yang terdengar saat mereka melintasi kayangan dalam perjalanan menuju ke bumi dan mendarat tepat di suatu kota yang indah bernama Yogyakarta. Lagu yang dinyayikan makhluk bumi yang disebut manusia. Sebelum mereka sampai ke Yogyakarta mereka bertransformasi ke wujud manusia. Agar terlihat normal. Petruk : Reng, kepriye yen awak e dewe ngerubah wujud dadi manungso? Gareng : Lho la ngopo? Petruk : Yo ben ketok normal to, mosok awak e dewe melakukan peyelidikan nganggo wujud koyo ngene. Engko sing ono kabeh podo wedi. Gareng : Ooooo yo bener-bener. Yo wis ayo ngerubah wujud da...

SOSOK

Putri Juragan Sapi Sang Dewi Kemaritiman Nusantara   Dialah Susi Pudjiastuti (sekarang berusia 50 tahun) sang Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dirinya resmi mengawal birokrasi dibawah kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tergabung dalam Kabinet Kerja 2014-2019, pasca pengumuman dan pengangkatan resmi atas dirinya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Oktober 2014 lalu. Dibawah kepemipinannya wanita asal Pengandaran ini yakin bahwa “Indonesia harus jaya di kelautan. 70 persen adalah laut, dengan goodwill semua pihak bisa”. Menggantikan posisi Sharif Cicip Sutarjo pada kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014. Tentunya publik memiliki banyak harapan pada sosok Susi Pudjiastuti sebagai pemimpin kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Harapan bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik dan sejahtera khususnya di sektor ke...