Langsung ke konten utama

MMTC AWARD

MMTC AWARD
Malam penganugrahan atas karya mahasiswa MMTC Yogyakarta dalam acara MMTC Award digelar secara meriah dan elegan pada Selasa (9/6) di Auditorium MMTC. Dengan tagline “Golden Night Toward The Victory” acara ini mengusung tema elegant and fun.
MMTC Award merupakan program kerja bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) MMTC Yogyakarta. Selain itu, MMTC Award juga untuk menandai lengsernya BEM peride 2013-2014. MMTC Award diadakan untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa MMTC Yogyakarta atas karya-karya terbaik yang telah dibuat.
“Untuk penyemangat dan memotivasi mengerjakan tugasnya. Sehingga diharapkan mahasiswa tidak ngasal bikin tugasnya, karena ada MMTC Award yang merupakan ajang mahasisawa MMTC untuk menunjukkan karyanya dan bersaing mendapatkan predikat karya  paling bagus sesuai kategori karya.” Jelas Kharisma selaku panitia divisi acara tentang tujuan lain dari acara ini.
Dosen MMTC yang kompeten di bidangnya didaulat menjadi juri untuk acara penghargaan ini. Setelah melalui tahapan penjurian ketat akhirnya terpilihlah 63 karya dari total semua nominasi. Pada akhirnya dipilih satu pemenang dari masing-masing nominasi. Pemenang memperoleh piagam, piala dan uang pembinaan.
Nominasi pada MMTC Award antara lain dokumenter TV yang dimenangkan oleh “Manoufer Di Atas Ombak”, Feature TV yang dimenangkan oleh “Jelajah Desa”, Video Clip, ILM atau Video Creative dimenangkan oleh “Fanfare Indonesia Raya, Variety Show TV dimenangkan oleh “Kabaret”, News Bulletin TV, Talkshow TV dimenangkan oleh “Cofe Bbreak”, Reportasi TV yang dimenangkan oleh “Jateng Memilih”, Poster Campaign dimenangkan oleh “Indie’s World”, Clay Character, Feature Radio, Brosur Wisata, News Feature Radio, dan Film Animasi 2D.
Acara ini dibuka dengan tarian dari daerah Banyumas dan dilanjutkan dengan sambutan Prof. Kamsul Abraha, Ph.D. selaku Ketua  STMM “MMTC” Yogyakarta. Dalam acara ini juga turut hadir Dr. Ishadi Soetopo Kartosapoetro, M.Sc selaku mantan direktur utama Trans TV yang berkesempatan memberikan motivasi kepada para undangan.
Dihadiri sekitar 30 orang dosen, pembaca nominasi, 63 perwakilan nominator dari 13 nominasi dan mahasiswa luar negeri yang sedang menempuh pendidikan scholarship program summer. Dalam balutan busana black and gold para undangan terlihat antusias menghadiri acara ini. Tepuk tangan mengiringi pengumuman kemenangan masing-masing nominasi.
Berkiblat pada acara-acara awarding populer, maka segala sesuatunya sengaja di setting layaknya awarding populer, mulai dari tiket, hingga kostum dibuat se-elegan mungkin. Media publikasi berupa poster pun sengaja di desain elegan dengan warna hitam dan emas sebagaimana warna yang tengah diusung.
Ada 13 pasangan pembaca nominasi baik dari dosen maupun mahasiswa MMTC yang merupakan mahasiswa yang sering jadi tellent dalam kegiatan praktek mahasiswa dan BEM. Dengan dipandu Riza Pahlevi dan Vina Mufiana.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268

Petruk Lan Gareng Sobo Hadeging Nagari Dalem Ngayogyakarta Hadiningrat 268 “ Pulang ke kotamu . Ada setangkup haru dalam rindu . Masih seperti dulu tiap sudut . Menyapaku . Bersahabat penuh selaksa makna . Terhanyut aku akan nostalgia . Saat kita sering luangkan wakt u. Nikmati bersama suasana jogja ......” Dua punakawan kondang sedang on the way menuju bumi. Seiring dengan lantunan merdu lirik yang terdengar saat mereka melintasi kayangan dalam perjalanan menuju ke bumi dan mendarat tepat di suatu kota yang indah bernama Yogyakarta. Lagu yang dinyayikan makhluk bumi yang disebut manusia. Sebelum mereka sampai ke Yogyakarta mereka bertransformasi ke wujud manusia. Agar terlihat normal. Petruk : Reng, kepriye yen awak e dewe ngerubah wujud dadi manungso? Gareng : Lho la ngopo? Petruk : Yo ben ketok normal to, mosok awak e dewe melakukan peyelidikan nganggo wujud koyo ngene. Engko sing ono kabeh podo wedi. Gareng : Ooooo yo bener-bener. Yo wis ayo ngerubah wujud da...

SOSOK

Putri Juragan Sapi Sang Dewi Kemaritiman Nusantara   Dialah Susi Pudjiastuti (sekarang berusia 50 tahun) sang Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Dirinya resmi mengawal birokrasi dibawah kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tergabung dalam Kabinet Kerja 2014-2019, pasca pengumuman dan pengangkatan resmi atas dirinya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Oktober 2014 lalu. Dibawah kepemipinannya wanita asal Pengandaran ini yakin bahwa “Indonesia harus jaya di kelautan. 70 persen adalah laut, dengan goodwill semua pihak bisa”. Menggantikan posisi Sharif Cicip Sutarjo pada kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 2009-2014. Tentunya publik memiliki banyak harapan pada sosok Susi Pudjiastuti sebagai pemimpin kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Harapan bahwa Indonesia bisa menjadi negara yang lebih baik dan sejahtera khususnya di sektor ke...

Kisah Maja di Peristirahatan Terakhir Sang Tereksekusi

Kisah Maja di Peristirahatan Terakhir Sang Tereksekusi Seminggu sudah berlalu semenjak peristiwa eksekusi mati yang dijatuhkan pada 9 terpidana mati di Lapas besi Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah (29/4). Salah satu terpidana mati tersebut adalah Raheem Agbaje Salami alias Stefanus Jamiu Owulabi Abashin. Ia akhirnya tak bisa menghindar dari eksekusi mati. Dini hari (29/4) terpidana perkara narkotika asal Nigeria itu menghadapi regu tembak Polda Jateng di Lapas Besi Nusakambangan. Permintaan terakhirnya sebelum dieksekusi adalah dimakamkan di Madiun tempat kekasihnya tinggal. Sehingga Usai misa di PMM jenazah dibawa ke bawa ke TPU Pace keras di Jalan Serayu kota Madiun untuk dimakamkan. Namun taukah kamu jika ternyata di TPU pace keras tempat peristirahatan terakhir Raheem sang tereksekusi menyimpan cerita??? Nah lo pasti mikirnya udah yang horor-horor yaaaa ??. Kisah nya bukan kisah mistis kok. Ini bukan soal penampakan atau hantu gentayagan lo. Melainkan kisah tentang buah...